Hadiri Seabad Tamansiswa, Prabowo Beri Hormat Pada Para Guru Tanah Air
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan hormat kepada para guru dan pamong Tanah Air pada saat menghadiri acara peringatan 100 tahun Tamansiswa, di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu, 24 Juli 2022.
Tamansiswa adalah sebuah organisasi pendidikan alternatif yang didirikan oleh Suwardi Suryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara.
“Saudara-saudara, saya mantan prajurit. Di tentara kita punya kebiasaan, memberikan hormat pada orang yang kita hormati."
"Izinkan saya memberi hormat kepada seluruh keluarga besar Tamansiswa, seluruh pamong guru di manapun kau berada,” kata Prabowo seraya menegakkan badan dan memberikan penghormatannya, disambut seruan para peserta acara.
Prabowo dalam pidato yang disampaikannya pada acara tersebut mengatakan bahwa Ki Hadjar Dewantara adalah pahlawan yang hampir dilupakan oleh kita generasi penerus.
Banyak yang kurang paham betapa besar jasa Ki Hadjar Dewantara kepada kemerdekaan Indonesia.
Prabowo mengingatkan bahwa Tamansiswa didirikan pada tahun 1922, jauh sebelum proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pada saat itu Tamansiswa didirikan untuk melawan penjajahan.
“Tamansiswa ditakuti, ditakuti oleh Belanda. Tamansiswa didirikan dengan satu tujuan: Indonesia merdeka, dan sosok Ki Hadjar Dewantara mulai menanamkan pada seluruh bangsa Indonesia tidak mungkin Indonesia merdeka kalau rakyatnya tidak pintar, tidak pandai, tidak punya pendidikan."
"Tidak ada bangsa yang merdeka, tidak ada bangsa yang berhasil tanpa pendidikan yang berhasil,” jelas Prabowo.
“Karena itu, dari hati saya yang paling dalamm saya hormat dengan Tamansiswa. Saya hormat dengan para pamong, saya hormat dengan para guru,” lanjutnya.
Prabowo pun mengatakan bahwa para guru adalah orang-orang yang memberikan kemerdekaan Indonesia, “Kalian lah yang menyiapkan generasi penerus, kalian lah yang akan merintis Indonesia makmur, Indonesia besar,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan bahwa 132 cabang dan lebih dari 800 sekolah Tamansiswa yang ada di seluruh Indonesia adalah modal yang besar dan kuat untuk mengembangkan pendidikan di Tanah Air dengan dasar pendidikan Tamansiswa yang berlandaskan nasionalisme dan kebersamaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila.